Kaliandra (Calliandra callothyrsus)

Menurut Nurahmadhan (2010), bahan pakan untuk ternak dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu hijauan dan pakan tambahan (konsentrat). Untuk mendapatkan hasil produksi yang baik maka kedua macam bahan pakan ini harus diberikan, karena diharapkan dari kedua macam bahan pakan ini kebutuhan protein dapat terpenuhi. Menurut Rukmana (2005), Hijauan Makanan Ternak (HMT) atau lazim disebut “hijauan” adalah makanan pokok ternak ruminansia yang berupa rerumputan dan daun-daunan. Bahan hijauan makanan ternak menjadi hijauan segar, hijauan limbah pertanian, hijauan awetan, dan limbah  pengolahan pertanian.

Menurut Nurahmadhan (2010), hijauan merupakan bahan pakan pokok yang biasanya dipenuhi dari rumput. Produksi susu sapi yang rendah dapat terjadi karena kuantitas dan kualitas rumput kurang baik terutama terjadi pada musim kemarau. Untuk mengatasi kekurangan rumput tersebut maka dapat dipakai bahan hijauan lain berupa daun kacang-kacangan (gliricidia, kaliandra, lamtoro, turi, enceng gondok dll) dan limbah pertanian (jerami padi, batang jagung, kelobot jagung dll). Jumlah hijauan yang diberikan sebagai pakan sapi perah berkisar 50-75 % dari protein yang dibutuhkan atau perhitungan secara kasar kurang lebih 10 % berat badan. Kaliandra termasuk jenis tanaman leguminosa pohon daerah tropis yang dapat tumbuh dengan cepat. Di Indonesia ada beberapa jenis Kaliandara  yang tumbuh subur diantaranya Calliandra callothyrsus (bunga merah) dan Zapoteca (bunga putih). Jenis tanaman tersebut tersebar luas dibeberapa daerah, di introduksikan oleh Departeman Kehutanan untuk penghijauan/reboisasi. Kaliandra dapat tumbuh pada tanah yang kurang subur dan pada daratan rendah hingga 1500 m dari permukaan laut     (Sukabumi, tt).

Kaliandra adalah tanaman kacang-kacangan (leguminosa) semak yang dapat tumbuh pada musim kemarau walaupun tidak sebaik pertumbuhan dimusim hujan, terutama pada daerah berlereng curam. Untuk tumbuh ideal rata-rata temperatur yang diperlukan  20-28 derajat Celsius. Untuk tujuan sebagai sumber hijauan pakan ternak jarak tanam 1×1 meter atau 2×0,5 meter pada awal musim hujan. Pemotongan tanaman dilakukan setiap 12 minggu dengan tinggi potong 1 meter, produksi yang diperoleh 10 ton bahan kering/ha/tahun. Komposisi kimiawi kaliandra mengandung protein berkisar 20%, terdapat tanin 8-11%, saponin, flavonoid dan glikosida dalam jumlah kecil yang tidak membahayakan ternak. Kaliandra dapat digunakan sebagai pengganti sebagian rumput yang diberikan. Pada sapi dapat menggantikan rumput maksimal 50%, sedangkan untuk domba sampai dengan 30%. Pemberian pada ternak sebaiknya dalam bentuk segar karena proses pengeringan akan menurunkan konsumsi dan kecernaanya, selain itu kandungan tanin dalam kaliandra segar kurang berbahaya untuk ternak. Kaliandra dapat diberikan saat sebelum atau sesudah pemberian pakan tambahan(Nurahmadhan, 2010).

Tabel 1. Komposisi Kandungan Kaliandra        

Bahan

Komposisi

Hijauan PK

EK (kkal/kg)

SDN

Lingin

Abu

Ca

Protein

 22,4

  46,30

 24,0

  19,95

    7,51

  1,6

  0,6

Sumber: Lembahgogoniti, 2010        
             Komposisi kimiawi kaliandra mengandung protein berkisar 20%, terdapat tanin       8-11%, saponin, flavonoid dan glikosida dalam jumlah kecil yang tidak membahayakan ternak. Kaliandra dapat digunakan sebagai pengganti sebagian rumput yang diberikan. Pada sapi dapat menggantikan rumput maksimal 50%, sedangkan untuk domba sampai dengan 30%. Pemberian pada ternak sebaiknya dalam bentuk segar karena proses pengeringan akan menurunkan konsumsi dan kecernaanya, selain itu kandungan tanin dalam kaliandra segar kurang berbahaya untuk ternak. Kaliandra dapat diberikan saat sebelum atau sesudah pemberian pakan tambahan(Nurahmadhan, 2010).

Gambar 1. Tanaman Kaliandra

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber :  Lembahgogoniti,  2010

Menurut Sukabumi (tt),  fungsi dan manfaat Kalindra ada 5 yaitu : 

1. Sebagai tanaman penghijauan / reboisasi

2. Tanaman peneduh dan pelindung

3. Penyubur tanah

4. Pakan ternak & ldquo;Protein Bank & idquo;

5. Penahan erosi.

Menurut Lembahgogoniti (2010), cara memberikan daun kaliandra ke ternak ada 3 cara, yaitu :

1. Untuk ternak ruminansia pemberian daun kalindra sebaiknya dalam   bentuk  segar, pemberian dalam bentuk kering/layu akan menurunkan kecernaan protein, juga berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ternak.

2. Jangan memberikan daun kaliandra 100% karana kandungan taninya  dapat mengganggu pertumbuhan. Pemberian kaliandra sampai dengan 30% berat  kering di tambah dengan garam dapur dapat menaikkan bobot badan domba  (dengan berat 10-15 kg) sebanyak 67-74 gr/ekor/hari.

3. Untuk ayam petelur, pemberian tepung kaliandra (2-5%) memberikan warna kuning telur   yang  lebih cerah. Daun kaliandra berfungsi sebagai karotinioid.

                Menurut Rukmana (2005), makanan ternak harus mengandung beberapa zat gizi , antara lain energi, protein, mineral, vitamin, dan air. Zat gizi pada makanan ternak mempunyai beberapa manfaat bagi ternak, di antaranya sebagai berikut :

1. Memelihara atau mempertahankan tubuh ternak, baik untuk bernafas, denyut  jantung, maupun    bergerak di tempat.

2. Membangun jaringan tubuh untuk pertumbuhan sehingga ternak menjadi gemuk 

3 .Membangun pertumbuhab janin dalam kandungan induk ternak yang sedang bunting.

4 . Memproduksi air susu pada induk ternak yang baru melahirkan dan sedang menyusui.

5 . Memproduksi tenaga pada ternak yang digunakan untuk kerja.

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Rukmana, R, H. 2005. Seri Budi Daya ; Budi Daya Rumput Unggul; Hijauan Pakan Ternak. Penerbit Kasisius Anggota IKAPI. Yogyakarta. 9.

 

Lembahgogoniti. 2010. Hijauan Makan Ternak Bagian Legumen. http://www. lembahgogoniti. com/artikel/29-pakan-kambing/83-hijauan-makan-ternak-bagian-legumen.pdf, [13 Maret 2012]. 9.

 

Nurahmadhan. 2010. Leguminosa. http://nurahmadhan.blogspot.com/2010/01/ leguminosa.html. [13 Maret 2012]. 9.

 

Sukabumi. tt. Kaliandra(Calliandracallothyrsus). http://bp4kkabsukabumi.net/ index2.php? option=com_content&do_pdf=1&id=353. [13 Maret 2012]. 9.  

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s