Laporan Pratikum cajanus Cajan

BAB I. PENDAHULUAN

 

1.1  Latar Belakang

Kacang gude merupakan jenis palawija seperti kacang kedelai, tumbuhan ini mudah sekali tumbuh dimana saja dan tidak mengenal waktu. Sehingga produksinya sangat berlimpah di masyarakat, namun pemanfaatan jenis kacang ini sangat minim sekali. Kacang gude termasuk tanaman semusim dan mempunyai keunggulan dibanding tanaman kacang-kacangan  lainnya antara lain tahan kekeringan, tahan rebah dan polong tidak mudah pecah, akan tetapi peka terhadap hama khususnya perusak polong (Darmadjati dan Widowati, 1985; wallis et al., 1985 di dalam Google, tt).

Umumnya kacang gude tidak pernah ditanam secara monokultur, pertanaman tidak dilakukan secara intesif, tetapi hanya sebagai tanaman campuran di lahan tegal, pematang  sawah atau pekarangan. Kacang gude juga dapat dimanfaatkan dalam mengembangkan pola usahatani terpadu karena dapat ditumpangsarikan dengan tanaman lain seperti sorgum, jagung, kacang tanah dan kapas (Bahar, 1981; Litzenberger, 1974 di dalam Google, tt).

Tanaman ini dapat beradaptasi pada berbagai macam iklim dan tanah itu sebabnya mengapa kacang gude banyak ditanam. System perakaran yang dalam telah meningkatkan ketahanan tanaman terhadap kekeringan. Tanaman ini tidak toleran terhadap genangan dan naungan. Tanaman gude tumbuh setinggi 1 – 4 m, agak berkayu, dan walaupun merupakan tanaman tahunan berumur pendek, biasanya dibudidayakan sebagai tanaman setahun. Tanaman ini dapat dipertahankan hingga 3 – 4 tahun jika akan digunakan untuk pakan ternak. Daun berbentuk lanset dengan panjang 5 – 10 cm. Kacang gude biasanya diperbanyak dengan biji, tetapi stek batang juga dapat digunakan.

 

1.2   Tujuan Praktikum

Adapun tujuan dari praktikum ini adalah :

  1. Mahasiswa dapat mengenal apa itu tanaman Cajanus cajan.
  2. 2.    Mahasiswa dapat mengamati pertumbuhan tinggi batang, diameter batang dan jumlah cabang Cajanus cajan.
  3. 3.    Mahasiswa mampu mengukur Bahan kering tanaman Cajanus Cajan mulai dari penjemuran secara langsung dan di angin-anginkan.
  4. 4.    Mahasiswa mampu mengolah semua data dari hasil pratikum Cajanus cajan.

 

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA

 

            Kacang gude ditemukan pada dataran rendah sampai 2.000 m dpl. Pertumbuhannya memerlukan cahaya matahari dan tidak tahan kondisi lembab. Tumbuh sebagai perdu tegak, tinggi 1 – 2 m. Batang berkayu, bulat, beralur, berbulu, hijau kecoklatan. Daun berkumpul tiga, bertangkai pendek. Helai daun bulat telur sampai elips, tersebar, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, warnanya hijau. Perbungaaan majemuk, keluar dari ketiak daun, bentuk tandan, karangan bunga 15 -30 cm, mahkota berbentuk kupu-kupu, kuning. Buah polong panjang 4 -10 cm, berbulu, pipih, hijau. Biji kecil, bulat. Warna biji bisa putih keabu-abuan, kuning, coklat, atau hitam (Blogspot, 2008)

v    Klasifikasi Ilmiah Kacang Gude

Kingdom                      : Plantae – Tumbuhan

Subkingdom                : Tracheobiota –Tumbuhan berpembuluh

Superdivision              : Spermatophyta – Tumbuhan berbiji

Division                       : Magnoliophyta – Tumbuhan berbunga

Class                           : Magnoliopsida – Berkeping ganda

Subclass                     : Rosidae

Ordo                            : Fabales

Family                         : Fabaceae – Famili kacang-kacangan

Genus                         : Cajanus Adans.

Species                       : Cajanus cajan (L.) Millsp.- Kacang gude

(Anonim, 2009 di dalam kacang gude kinanthi, tt)

            Menurut Blogspot, 2008 kacang gude dibudidayakan sebagai tanaman pangan atau digunakan sebagai pupuk hijau. Tumbuhan ini dapat ditemukan dari dataran rendah sampai 2.000 m dpl. Pertumbuhannya memerlukan banyak cahaya matahari dan tidak tahan terhadap kondisi lembab.

. Kandungan dari kacang gude ini mempunyai kandungan protein, karbohidrat, lemak, dan vitamin yang cukup tinggi ini kacang gude sangat cocok untuk dikonsumsi setiap sebagai penyuplain protein bagi tubuh, bahkan kandungan proteinnya sampai 22%. Dengan kandungan protein yang tinggi ini kacang gude sangat cocok untuk dikosumsi setiap hari sebagai penyuplai protein bagi tubuh (Robbaniryo, 2011)

 

BAB III. HASIL DAN PEMBAHASAN

 

Data pratikum Cajanus cajan pada umur tanaman 5 bulan sebagai berikut:

Tabel 1. Produksi Hijauan (Daun dan Batang) Tanaman Cajanus Cajan

 

No

Kelp

Kode

Berat Daun pada minggu ke …

Berat Batang pada minggu ke …

Perbandingan Daun/Batang

 

 

Tan

I

II

III

I

II

III

I

II

III

 

 

 

( grm )

( grm )

( grm )

( grm )

( grm )

( grm )

( % )

( % )

( % )

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

1

IV

cc.1

84

68

72

188

160

156

44,68

42,5

46,154

2

IV

cc.2

68

40

235

298

90

421

22,81

44,44

55,819

3

IV

cc.3

122

161

27

225

511

141

54,22

31,5

19,149

4

IV

cc.4

46

36

58

114

71

125

40,35

50,7

46,4

5

IV

cc.5

34

10

18

93

11

80

36,55

90,9

22,5

 

Jml

 

Rata-rata

354

315

410

918

843

923

198,61

260,04

190,02

 

70,8

63

82

183,6

168,6

184,6

39,722

52,008

38,004

Sumber: Data yang diolah

Tabel 2.  Mengukur berat sampel yang hilang pada Daun Cajanus Cajan

         
   

 

               

mengukur Berat yang hilang sampel daun tanaman Cajanus Cajan

 

No

Brt wadah

Brt sampel

Berat sampel pada penimbangan hari ke………. ( grm )

 

 

& sampel

    basah

 

 

 

 

 

 

 

 

    ( grm )

    ( grm )

I

II

III

IV

V

VI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1

59

50

41

20

18

18

17

17

 

2

59

50

44

19

18

18

16

16

 

3

57

50

47

20

19

18

17

16

 

4

67

50

42

19

18

18

16

16

 

5

68

50

43

19

19

19

18

17

 

 

Jumlah

250

217

97

92

91

84

82

 

 

Rataan

50

43,4

19,4

18,4

18,2

16,8

16,4

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                       

Sumber:  Data yang diolah

 

 

Tabel 3. Mengukur berat sampel yang hilang pada Daun Cajanus Cajan

         
                     

mengukur Berat yang hilang sampel daun tanaman Cajanus Cajan

 

No

Brt wadah

Brt sampel

Berat sampel pada penimbangan hari ke………. ( grm )

 

 

& sampel

    basah

 

 

 

 

 

 

 

 

    ( grm )

    ( grm )

I

II

III

IV

V

VI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1

59

50

31

20

20

19

19

18

 

2

59

50

34

21

19

19

18

19

 

3

57

50

31

20

20

20

19

18

 

4

67

50

33

21

20

19

19

18

 

5

68

50

35

21

21

20

19

19

 

 

Jumlah

250

164

103

100

97

94

92

 

 

Rataan

50

32,8

20,6

20

19,4

18,8

18,4

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                   

Sumber: Data yang diolah

Tabel 4. Mengukur berat sampel yang hilang pada Daun Cajanus Cajan

                     

Mengukur Berat yang hilang sampel daun tanaman Cajanus Cajan

 

No

Brt wadah

Brt sampel

Berat sampel pada penimbangan hari ke………. ( grm )

 

 

& sampel

    basah

 

 

 

 

 

 

 

 

    ( grm )

    ( grm )

I

II

III

IV

V

VI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1

59

50

22

20

19

19

20

19

 

2

59

50

20

18

18

18

18

18

 

3

57

50

21

19

18

18

17

17

 

4

67

50

18

18

18

18

19

18

 

5

68

50

20

18

18

18

19

19

 

 

Jumlah

250

101

93

91

91

93

91

 

 

Rataan

50

20,2

18,6

18,2

18,2

18,6

18,2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                     

Sumber: Data yang diolah

            Kacang gude merupakan jenis makanan dan minuman alternatif , kacang gude dapat dibuat susu atau lebih tepatnya sari kacang gude seperti pembuatan susu kedelai. Karakter kacang gude yaitu sifat fisik dan mikroskopik kacang gude, struktur biji terdiri dari tiga bagian, yaitu kulit biji, lembaga, dan keping biji (kotiledon). Menurut Faris dan Singh, 1990 di dalam Kinanthi (tt), mengemukan bahwa biji kacang gude tersusun dari kulit biji (14%), embrio (1%), dan kotiledon (85%). Daya Serap Air dan Nilai Kelarutan Air berkisar antara 2,79-3,93 g/g.

            Tanaman Cajanus cajan dapat digunakan untuk mengobati penyakit sakit kuning (jaudice), sariawan, batuk, diare, gangguan perut, cacingan, batuk berdahak, luka dan memar. Biasanya yang digunakan adalah daun, akar dan biji. Kegunaan dari akar Cajanus cajan yaitu mengobati cacingan, batuk berdahak dan luka. Sedangkan biji berguna untuk mengatasi luka memar. Komposisi kimia yang terdapat dalam tanaman Cajanus cajan adalah Daun mengandung flavonoida, saponin, dan polifenol. Sedangkan batang mengandung flavonoida, saponin dan tanin (Blogspot, 2008).

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Google. tt. Kajian Perusak Polong Sebagai Hama Utama pada Kacang Gude di Sulawesi Selatan.http://www.google.co.id/search?q=KAJIAN %20 PERUSAK%20POLONG%20SEBAGAI%20 HAMA%20UTAMA%20 KACANG%20GUDE%20DI%20SULAWESI&ie=utf-8&aq=t&rls=org. mozilla:en-US:official&client=firefox-&source=hp&channel=np. [29 April 2012]

 

Blogspot. 2008. Manfaat Gude. http://artikel-alternatif.blogspot.com /2008/01/ manfaat-gude-html. [25 Maret 2012]

 

Kinanthi. tt. Kacang Gude. http://www.scribd.com/doc/29307757/kacang-gude-kinanthi. [24 Maret 2012]

 

Robbaniryo. 2011. Pembuatan Susu Kacang Gude. http://robbaniryo.com /aplikasi-ilmu-kimia/pembuatan-susu-kacang-gude. [24 Maret 2012]

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s